Manajemen konstruksi merupakan suatu proses untuk mengatur dan juga mengelola suatu pekerjaan pembangunan agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan tujuan dari pembangunan yang dilaksanakan tersebut. Peranan Manajemen Konstruksi dalam Industri Konstruksi adalah layanan yang sangat baik yang disediakan untuk mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan seluruh proses konstruksi.
Pada tahap pra-konstruksi, kita akan melakukan semua yang diperlukan studi kelayakan dan penelitian. Kemudian datang desain dan perencanaan. Setelah spesifikasi arsitektur dan tujuan penjadwalan yang baik, pekerjaan dilanjutkan oleh pembangun dan kontraktor untuk memulai proses pembangunan.
Salah satu perannya adalah menekankan pada independen dari para profesional lain yang terlibat dalam konstruksi. Netralitas ini memungkinkan peran manajemen konstruksi harus menilai secara objektif dan tidak memihak menyarankan klien pada pilihan, yang memungkinkan klien untuk mendapatkan manfaat maksimal. Pemanfaatan sumber daya dan waktu yang digunakan juga dilakukan secara terukur dan sistematis, efektif, efisien, dan biasanya dilengkapi dengan sistem analisis yaitu berupa Strengths, Weakness, Opportunities, Threats (SWOT).
Renindo atau PT Rekayasa Inovasi Indonesia menyediakan solusi dan layanan Jasa Konsultansi Teknik berupa perencanaan bangunan, pengawasan atau manajemen konstruksi dan studi lanjutan, kajian (review), assessment bangunan gedung.

